Inilah buah-buah menjijikkan dari racun demokrasi. Setelah Presiden PKS yang kini menjadi menteri, Tifatul Sembiring setuju dan menghormati rencana kunjungan pimpinan perang salib, Obama, kini Sekjen PKS, Anis Matta akan melindungi aliran sesat Ahmadiyyah. Tidak heran, begitulah buah racun demokrasi. Na’udzu billah min dzalik!
Sekertaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan negara perlu melindungi sekte atau aliran yang ada di Indonesia. Termasuk Jemaah Ahmadiyah. Hal tersebut diutarakan Anis Matta kepada INILAH.COM, usai membuka acara Musyawarah Wilayah (Muswil) II DPW PKS Sulsel di Ballroom Celebes Convention Center (CCC), Makassar, Sabtu (2/10)/.
Menurut Anis, terkait soal Ahmadiyah yang tak pernah selesai ini, diperlukan payung hukum yang jelas oleh pemerintah. Pemerintah harus melindungi dan memberikan hak hidup bagi Ahmadiyah sebagai sekte.
“Kekerasan harus dicegah, memang perbedaan kadang membuat kita berkonflik, kalau hanya melakukan dan memikirkan itu saja kita tidak bisa maju sebagai bangsa yang besar yang memiliki banyak perbedaan,” ujar Anis.
Ia menambahkan, mengenai penanganan pengamanan di beberapa lokasi konflik yang terjadi akhir-akhir ini, ia menyayangkan kesigapan aparat keamanan yang telah lalai menjalankan tugasnya. Sebab, lanjutnya ada konflik yang mestinya tak perlu terjadi karena dan bisa dicegah. “Seperti di Ampera, sebelumnya kan ada data, sebelum sidang kedua juga telah terjadi keributan, itu kan artinya bisa diantisipasi tapi aparat lamban mengatasi,” pungkasnya. [mah]
